Ibu Dan Anak Perempuan

Hubungan yang harmonis dua generasi ini memberi kontribusi besar dalam perkembangan si gadis kecil. Anda bisa jadi figur panutannya. Atau, sebaliknya?

Di masa kini, selain mengasuh anak, ibu berperan di sektor publik untuk mencari nafkah, berkarier, dan mengaktualisasikan diri. Bagaimana gadis kecil Anda melihat Anda sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja di luar rumah?


Landasan pembentukan diri

Bagi anak perempuan, figur ibu memberi pengaruh sangat besar dalam kehidupannya. Ia melihat bagaimana sosok ibu berperan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Misalnya, belanja, memasak, mengurus anak, membersihkan rumah, hingga berinteraksi dengan kerabat. Dari kegiatan-kegiatan tersebut, anak perempuan melihat bagaimana ibu menjalankan tugas sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.

Bagi Anda, ibu yang bekerja, meski Anda kerap tidak ada di rumah, karena dari pagi hingga sore harus bekerja, bahkan melakukan dinas luar kota atau luar negeri, Anda tetap dapat memberikan citra diri positif pada anak perempuan Anda.

Anda bisa menunjukkan wanita dapat berperan di dua tempat sekaligus, di rumah dan di kantor. Syaratnya, Anda bisa mengatur pembagian waktu dengan baik, membuat perencanaan dan pendelegasian tugas.

Ajak anak perempuan Anda melihat aktivitas Anda sehari-hari; baik sebagai ibu rumah tangga, istri, dan juga pekerja. Melalui cara ini si gadis kecil bisa berpikir, “Ibuku boleh juga nih…. Bisa kerja mencari uang untuk membelikan aku mainan, tetapi juga bisa masakin kue coklat kesenanganku.”


Kalau si kecil protes

Namun, tak jarang, si gadis kecil Anda protes, “Kok Mama kerja sih? Kok Mama pergi terus? Mamanya Ayu enggak kerja, tinggal di rumah dan mengasuh adik bayi! Kenapa Mama enggak di rumah saja, memasak dan bersih-bersih seperti si Mbak?”

Bila ini yang terjadi, bersikaplah tenang. Berikan penjelasan yang mudah si kecil pahami. Tak perlu gusar dengan protesnya. Protesnya menandakan, ia sangat membutuhkan Anda. Dampingi dia seusai Anda bekerja. Luangkan waktu untuk bermain, bercanda, dan berkumpul bersamanya. Secara perlahan, si kecil pun akan menilai. Kesibukan Anda bekerja, ternyata, tak mengganggu kedekatan hubungan Anda dengannya.


Mengembangkan sikap dan kepribadian

Kedekatan Anda dengan si gadis kecil, akan membuat dia lebih nyaman menjadikan Anda sebagai panutannya.

Luangkan waktu untuknya. Jawab pertanyaan-pertanyaannya. Dan, dengarkan penilaian dan pendapatnya tentang Anda, sebagai ibu bekerja. Luruskan penilaian yang kurang sesuai. Komunikasi intens seperti ini dapat membentuknya menjadi sosok anak perempuan yang berani, mandiri, dan mampu bersikap asertif.

Lakukan itu semua dalam suasana penuh cinta kasih dan perhatian. Niscaya memberi kontribusi positif bagi perkembangan anak perempuan Anda, dan tetap menjadikan Anda inspirasi dan panutannya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



  • %d blogger menyukai ini: